Berusaha menemukan kekuatan adalah kodratnya manusia. Setiap hari tentunya hal yang menjadi topik utama dalam otak manusia adalah bagaimana hari ini menjadi lebih kuat dari kemarin. Lagi-lagi topik kuat disini diartikan dalam bahasa yang luas.... Intinya Mau gak mau, kita mesti jadi orang yang lebih baik dari hari kemarin... Nah, kalo bahasa ini lebih enak didenger, soalnya dalilnya jelas... Al-Quran.
Teman, Kuat bukan berarti mampu mengalahkan yang lemah. Ini kesalahan yang mendasar yang harus kita perbaiki. Kuat adalah mampu mengalahkan kelemahan. Manusia dikatakan kuat jika dia mampu mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada. Orang-orang tidak bisa mengangkat batu, namun ternyata kita mampu mengatasi itu, maka jadilah kita orang kuat, seperti itu julukan kita.
Atau dalam kasus yang jauh lebih kompleks, Jika pemimpin mampu mengatasi permasalahan negara dan bangsanya, maka dialah orang yang kuat.
Saudara, jangan pernah berpersepsi bahwa kekuatan diciptakan untuk kemusnahan. Justru kekuatan diciptakan untuk menjaga kesinambungan hidup. Superman diciptakan oleh pembuatnya untuk "mengatasi kejahata", bukan memusnahkan barang-barang yang ada disekitarnya. Dan saat ini dipertontonkan, maka opini yang dimiliki oleh anak-anak sejak dini adalah kuat berarti mampu merusak.
Tanpa sadar, kita selaku penerus seharusnya mulai membuka mata bahwa kesalahan-kesalahan seperti ini dapat berdampak pada perubahan visi dan misi dari generasi penerus. Dan tanpa kita sadari bahwa Kekuatan dengan analogi yang negatif telah mendarah daging dalam otak kita.
Mengapa harus ada "kerusakan atas nama People Power" baru adanya reformasi, atau mengapa harus ada kata damai setelah terjadi korban dan kerusakan. Padahal jika dirunut lebih lanjut, permasalahan yang ada didalangi oleh orang-orang yang mengaku dirinya "kuat".
Kalo sudah seperti ini trus siapa yang "kuat" siapa yang "lemah".... gak ada... semua lemah karena merasa kekuatan yang mereka punya tanpa batas.
Saudara, manusia diciptakan dengan berbagai kelebihan dan keunggulan. Tapi patut kita yakini bahwa kesemua itu memiliki batasan yang jelas. Yakinlah disetiap ciptaan tentu ada kelemahan, karena kesempurnaan hanya milik Sang Pencipta.
Inti dari tulisan ini adalah Mari kita kembali ke fitrah kita, dimana Kekuatan yang diberikan oleh Allah SWT adalah cara untuk mengatasi berbagai kelemahan dan menemukan "jalan" yang benar, sehingga tujuan hidup yang semula kita yakini benar akan tercapai.
Beranilah untuk berkata "Berjuang dengan Kekuatan dimulai dengan Tersenyum pada Orang yang lebih lemah dari pada kita, dan Bekerja dengan cerdas pada Orang yang jauh lebih kuat dari kita...." itu kunci keberhasilan kita mengatasi segala kekurangan....
Teman, Sahabat, dan Saudara... Jika anak-anak ingin jadi Polisi, Dokter dan Presiden... Maka kita akan menyebutkan "Menjadi Yang Terbaik" adalah Cita-Cita Saya...
Salam Hangat, Salam Senyum...
Kemas MH Thamrin with Smile ;)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar